Bahasa indonesia-nya kata: Teu asa asa
Berikut terjemahan dari Teu asa asa:
tidak perubahan dari kata rasa; 1. rasa pancaindra; 2. perasaan hati perubahan dari kata rasa; 1. rasa pancaindra; 2. perasaan hati
Alus teuing: baik, bagus 1. terlalu; 2. sama sekali (tidak tahu)
Parab Hayam huut: makanan ternak, pakan ayam sekam, dedak
Carang takol: 1. jarang; 2. tipis membayang; 3. renggang, kurang rapat (anyaman, dsb) memukul menggunakan palu, dsb
we lah: saja, biar saja mengeluh, berkali-kali mengatakan lah
celana pendek: calana pendek
Terbang melayang: apung, ngapung layang
sebagian besar: wareh gerot
sobat kuring: sahabat, teman karib 1. aku, saya; 2. pesuruh atau rakyat kecil
Kecap bray caang: kata kata antar untuk terbuka atau munculnya cahaya 1. terang; 2. bersih dari pepohonan yang tadinya menghalangi sinar matahari
Kecap layeut: kata akur seia sekata
Ngalungsar teu walakaya: duduk atau berbaring sambil meluruskan kedua kaki (karena capek) tidak tidak berdaya
arti kata hengker: harti tutur hengker
Tidak berani : hanteu wani
Sugan henteu: barangkali, kalau-kalau, siapa tahu tidak
tepas imah: beranda rumah
Basa kuda: 1. waktu, ketika; 2. bahasa kuda
Bandung silalatu: berdampingan 1. lelatu, bunga api, kilatan api; 2. uban; bahasa halus dari huis
Sing jagjag awak: 1. supaya, harap agar; 2. setiap sehat dan kuat badan tubuh
Nu sikluk: yang; tempat yang jauh dari kota
Cai mulang: air 1. pulang, kembali; bahasa sedang dari balik; 2. membalas (kebaikan, pemberian, dsb
dari dalam rumah: ti jero imah
Ngaran ramo: nama jari tangan atau jari kaki
Pamit pulang: minta diri; permisi akan pergi (berangkat, pulang) 1. pulang, kembali; bahasa sedang dari balik; 2. membalas (kebaikan, pemberian, dsb
punggung kaku: tonggong jeger
Rampak sekar: bersama atau bersama-sama 1. bunga, kembang; 2. abu rokok; 3. tembang
Huleng jentul: termenung, merenung termenung, merenung
Teu euleum euleum: tidak tidak ragu-ragu; tidak ada rasa malu atau segan tidak ragu-ragu; tidak ada rasa malu atau segan
Tiis pisan: dingin amat, sangat
Hayang nginum: mau, ingin, kepingin minum
Puguh palebah : tentu, past dekat, tidak jauh dari ... sekitar
Parab Hayam huut: makanan ternak, pakan ayam sekam, dedak
Carang takol: 1. jarang; 2. tipis membayang; 3. renggang, kurang rapat (anyaman, dsb) memukul menggunakan palu, dsb
we lah: saja, biar saja mengeluh, berkali-kali mengatakan lah
celana pendek: calana pendek
Terbang melayang: apung, ngapung layang
sebagian besar: wareh gerot
sobat kuring: sahabat, teman karib 1. aku, saya; 2. pesuruh atau rakyat kecil
Kecap bray caang: kata kata antar untuk terbuka atau munculnya cahaya 1. terang; 2. bersih dari pepohonan yang tadinya menghalangi sinar matahari
Kecap layeut: kata akur seia sekata
Ngalungsar teu walakaya: duduk atau berbaring sambil meluruskan kedua kaki (karena capek) tidak tidak berdaya
arti kata hengker: harti tutur hengker
Tidak berani : hanteu wani
Sugan henteu: barangkali, kalau-kalau, siapa tahu tidak
tepas imah: beranda rumah
Basa kuda: 1. waktu, ketika; 2. bahasa kuda
Bandung silalatu: berdampingan 1. lelatu, bunga api, kilatan api; 2. uban; bahasa halus dari huis
Sing jagjag awak: 1. supaya, harap agar; 2. setiap sehat dan kuat badan tubuh
Nu sikluk: yang; tempat yang jauh dari kota
Cai mulang: air 1. pulang, kembali; bahasa sedang dari balik; 2. membalas (kebaikan, pemberian, dsb
dari dalam rumah: ti jero imah
Ngaran ramo: nama jari tangan atau jari kaki
Pamit pulang: minta diri; permisi akan pergi (berangkat, pulang) 1. pulang, kembali; bahasa sedang dari balik; 2. membalas (kebaikan, pemberian, dsb
punggung kaku: tonggong jeger
Rampak sekar: bersama atau bersama-sama 1. bunga, kembang; 2. abu rokok; 3. tembang
Huleng jentul: termenung, merenung termenung, merenung
Teu euleum euleum: tidak tidak ragu-ragu; tidak ada rasa malu atau segan tidak ragu-ragu; tidak ada rasa malu atau segan
Tiis pisan: dingin amat, sangat
Hayang nginum: mau, ingin, kepingin minum
Puguh palebah : tentu, past dekat, tidak jauh dari ... sekitar