Bahasa sunda-nya kata: harti langsar lingsir lungsur
Berikut terjemahan dari harti langsar lingsir lungsur:
harti langsar lingsir lungsur
suku maya: kak 1. samar-samar, membayang; 2. bening; 3. putih telur
Tarahal keneh: sukar dilalui (jalan rusak atau penuh rintangan) masih; menunjukkan keadaan yang belum berubah
Nyoren bedog: membawa senjata golok
Jadi kirang sono: 1. jadi; 2. tumbuh; 3. berhasil; 4. oleh karena itu; 5. setuju; 6. menjadi kurang; bahasa halus dari kurang kangen, rindu
Budak nu hampang birit loba nu resep: anak-anak yang; ringan pantat banyak yang; 1. senang, suka; 2. cinta, tertarik
Tepas harep: beranda mengharapkan, menginginkan
Ngaragap diri: meraba diri, badan
Yen hirup ulah jalir jangji: bahwa hidup jangan, tidak boleh mengingkari, ingkar 1. janji, berjanji; 2. ajal; 3. asal;
Bulan Caang: bula 1. terang; 2. bersih dari pepohonan yang tadinya menghalangi sinar matahari
Hayang ameng: mau, ingin, kepingin 1. main, bermain-main; bahasa halus dari kata ulin; 2. bermain silat
siga leho ti ingsreuk: hampir mirip, hampir sama rupanya ingus dari menarik nafas melalui hidung yang berlendir
Kawas kitu wae: cara, seperti seperti itu, begitu saja, biar saja
neda widi: 1. makan; bahasa sedang dari dahar; 2. meminta, mohon; bahasa halus dari menta izin
Wahangan gede: sungai, kali besar; imah gede, rumah besar; geus gede, sudah besar, gegeden
Gomplok tur seger: lebat (rambut, daun, dsb) dan, serta segar
Ada kabar : aya embus
jol breh bae kapanggih: kata antar untuk datang kata antar untuk menemukan atau melihat barang yang tadinya tidak kelihatan saja, biar saja ditemukan
beuki lila: 1. senang memakan atau melakukan; suka; 2. bertambah, makin lama
Hampang bincurang: ringan tulang kering (tulang bawah)
bulan ngempur: bula berkilauan
Nu moal: yang; tidak akan
Bawa nasi tidak: asor boboko hanteu
eleh seer: kalah air mata; bahasa halus dari cipanon
Aki-aki baramaen: kakek-kakek peminta-minta, pengemis
Pinunjul dina: lebih unggul, lebih pandai dari yang lain, dsb kata depan untuk menunjukkan tempat kecil atau waktu; pada, di atas
bagi masyarakat: bage masarakat
Ari pek: 1. sedangkan; 2. kalau, jika; 3. waktu, begitu, ketika kata antar untuk menyuruh melakukan sesuatu
Kudu sok nyogot: 1. harus; 2. kuncup suka, sering menggigit dengan kedua bibir dicakupkan, seperti kuda
Leuwi panjang: lubuk, kedung panjang
turih hinis: toreh sembilu
Tarahal keneh: sukar dilalui (jalan rusak atau penuh rintangan) masih; menunjukkan keadaan yang belum berubah
Nyoren bedog: membawa senjata golok
Jadi kirang sono: 1. jadi; 2. tumbuh; 3. berhasil; 4. oleh karena itu; 5. setuju; 6. menjadi kurang; bahasa halus dari kurang kangen, rindu
Budak nu hampang birit loba nu resep: anak-anak yang; ringan pantat banyak yang; 1. senang, suka; 2. cinta, tertarik
Tepas harep: beranda mengharapkan, menginginkan
Ngaragap diri: meraba diri, badan
Yen hirup ulah jalir jangji: bahwa hidup jangan, tidak boleh mengingkari, ingkar 1. janji, berjanji; 2. ajal; 3. asal;
Bulan Caang: bula 1. terang; 2. bersih dari pepohonan yang tadinya menghalangi sinar matahari
Hayang ameng: mau, ingin, kepingin 1. main, bermain-main; bahasa halus dari kata ulin; 2. bermain silat
siga leho ti ingsreuk: hampir mirip, hampir sama rupanya ingus dari menarik nafas melalui hidung yang berlendir
Kawas kitu wae: cara, seperti seperti itu, begitu saja, biar saja
neda widi: 1. makan; bahasa sedang dari dahar; 2. meminta, mohon; bahasa halus dari menta izin
Wahangan gede: sungai, kali besar; imah gede, rumah besar; geus gede, sudah besar, gegeden
Gomplok tur seger: lebat (rambut, daun, dsb) dan, serta segar
Ada kabar : aya embus
jol breh bae kapanggih: kata antar untuk datang kata antar untuk menemukan atau melihat barang yang tadinya tidak kelihatan saja, biar saja ditemukan
beuki lila: 1. senang memakan atau melakukan; suka; 2. bertambah, makin lama
Hampang bincurang: ringan tulang kering (tulang bawah)
bulan ngempur: bula berkilauan
Nu moal: yang; tidak akan
Bawa nasi tidak: asor boboko hanteu
eleh seer: kalah air mata; bahasa halus dari cipanon
Aki-aki baramaen: kakek-kakek peminta-minta, pengemis
Pinunjul dina: lebih unggul, lebih pandai dari yang lain, dsb kata depan untuk menunjukkan tempat kecil atau waktu; pada, di atas
bagi masyarakat: bage masarakat
Ari pek: 1. sedangkan; 2. kalau, jika; 3. waktu, begitu, ketika kata antar untuk menyuruh melakukan sesuatu
Kudu sok nyogot: 1. harus; 2. kuncup suka, sering menggigit dengan kedua bibir dicakupkan, seperti kuda
Leuwi panjang: lubuk, kedung panjang
turih hinis: toreh sembilu