Bahasa Indonesia-nya kata: waditra (Bahasa Sunda)
Berikut terjemahan dari kata waditra:
Bahasa Indonesia-nya kata waditra: alat-alat musik
ngawadang:
makan bukan pada waktunya
wadang: makan bukan pada waktunya
wadana: wedana
wadal: korban; ngawadalkeun maneh, mengorbankan diri
wadah: tempat untuk menyimpan sesuatu
ngawada: mencela, mengkritik
wada: mencela, mengkritik
wacis: pandai, bijaksana
waas: perasaan hati yang muncul ketika teringat akan kenangan atau melihat pemandangan yang indah
nyuuh: bersujud karena merasa sakit atau sedih
nyungkelit: sakit hati karena dihina, tersimpan terus dalam hati
nyublek: berada di lembah yang sempit
nyot: kata antar untuk menghisap (merokok atau anak bayi yang menyusu)
kokoro nyoso: sangat miskin
nyoso: sangat, amat
waduk: 1. kotoran manusia atau binatang; bahasa kasar sekali dari tai; 2. waduk, bendungan
wadul: bohong, dusta
wagel: melarang, menghalang-halangi; bahasa halus dari nyara
ngawagel: melarang, menghalang-halangi; bahasa halus dari nyara
wagelan: aral melintang, halangan
wagu, ngawagu: tidak bisa melakukan sesuatu pekerjaan
wahangan: sungai, kali
waja: baja
wajit: wajik
waka: belum waktunya, jangan dulu
wakca: terus terang
wakwak: marah-marah dengan suara keras
ngawakwak: marah-marah dengan suara keras
walagri: sehat wak afiat
walah: kewalahan
wadang: makan bukan pada waktunya
wadana: wedana
wadal: korban; ngawadalkeun maneh, mengorbankan diri
wadah: tempat untuk menyimpan sesuatu
ngawada: mencela, mengkritik
wada: mencela, mengkritik
wacis: pandai, bijaksana
waas: perasaan hati yang muncul ketika teringat akan kenangan atau melihat pemandangan yang indah
nyuuh: bersujud karena merasa sakit atau sedih
nyungkelit: sakit hati karena dihina, tersimpan terus dalam hati
nyublek: berada di lembah yang sempit
nyot: kata antar untuk menghisap (merokok atau anak bayi yang menyusu)
kokoro nyoso: sangat miskin
nyoso: sangat, amat
waduk: 1. kotoran manusia atau binatang; bahasa kasar sekali dari tai; 2. waduk, bendungan
wadul: bohong, dusta
wagel: melarang, menghalang-halangi; bahasa halus dari nyara
ngawagel: melarang, menghalang-halangi; bahasa halus dari nyara
wagelan: aral melintang, halangan
wagu, ngawagu: tidak bisa melakukan sesuatu pekerjaan
wahangan: sungai, kali
waja: baja
wajit: wajik
waka: belum waktunya, jangan dulu
wakca: terus terang
wakwak: marah-marah dengan suara keras
ngawakwak: marah-marah dengan suara keras
walagri: sehat wak afiat
walah: kewalahan