Bahasa Indonesia-nya kata: enjrih (Bahasa Sunda)
Berikut terjemahan dari kata enjrih:
Bahasa Indonesia-nya kata enjrih: suka berpindah-pindah tempat
engkol:
kol
engke lanan: nanti dulu
mengke: nanti, entar
mangke: nanti, entar
engkang: panggilan untuk kakak laki-laki atau yang sebaya dengan kakak, atau yang dianggap kakak
enggon: tempat atau kamar tidur
sanggeus: sesudah; setelah
saenggeus: sesudah; setelah
geus: sudah
enggeus: sudah
enggah-enggeh: agak sulit bernapas karena kekenyangan
enggeh: agak sulit bernapas karena kekenyangan
engeuh: sadar, tahu
engap-engapan: menarik napas seperti ikan hidup di darat
teu bisa engap: 1. tidak bisa bernapas; 2. arti kiasan tidak bisa berkata sepatah katapun, tidak bisa menjawab
enjrah-enjrih: suka berpindah-pindah tempat
enod: memanjakan anak
ngenod: memanjakan anak
entak: panas matahari yang bersinar terik di siang hari bolong
entak-entakan: panas matahari yang bersinar terik di siang hari bolong
ngentak-ngentak: luas sekali (padang pasir, padang rumput)
entang-entangan: seorang diri menghadapi musuh
entas: baru selesai
enten: kelapa parut yang digodok dengan gula aren hingga kental untuk isi dadar gulung, kue bugis, dsb
entet: keluar sedikit-sedikit serta tidak tetap, umpamanya air dari kran
entet-entetan: keluar sedikit-sedikit serta tidak tetap, umpamanya air dari kran
entik: tempurung kelapa untuk menakar beras
entod: menggerak-gerakkan pantat ke atas ke bawah atau ke depan ke belakang
ngentod: menggerak-gerakkan pantat ke atas ke bawah atau ke depan ke belakang
entong: jangan
engke lanan: nanti dulu
mengke: nanti, entar
mangke: nanti, entar
engkang: panggilan untuk kakak laki-laki atau yang sebaya dengan kakak, atau yang dianggap kakak
enggon: tempat atau kamar tidur
sanggeus: sesudah; setelah
saenggeus: sesudah; setelah
geus: sudah
enggeus: sudah
enggah-enggeh: agak sulit bernapas karena kekenyangan
enggeh: agak sulit bernapas karena kekenyangan
engeuh: sadar, tahu
engap-engapan: menarik napas seperti ikan hidup di darat
teu bisa engap: 1. tidak bisa bernapas; 2. arti kiasan tidak bisa berkata sepatah katapun, tidak bisa menjawab
enjrah-enjrih: suka berpindah-pindah tempat
enod: memanjakan anak
ngenod: memanjakan anak
entak: panas matahari yang bersinar terik di siang hari bolong
entak-entakan: panas matahari yang bersinar terik di siang hari bolong
ngentak-ngentak: luas sekali (padang pasir, padang rumput)
entang-entangan: seorang diri menghadapi musuh
entas: baru selesai
enten: kelapa parut yang digodok dengan gula aren hingga kental untuk isi dadar gulung, kue bugis, dsb
entet: keluar sedikit-sedikit serta tidak tetap, umpamanya air dari kran
entet-entetan: keluar sedikit-sedikit serta tidak tetap, umpamanya air dari kran
entik: tempurung kelapa untuk menakar beras
entod: menggerak-gerakkan pantat ke atas ke bawah atau ke depan ke belakang
ngentod: menggerak-gerakkan pantat ke atas ke bawah atau ke depan ke belakang
entong: jangan